Inilah Alasannya, Kaos #2019GANTIPRESIDEN Tidak Langgar Hukum dan Pergub Masuk CFD

Kaos #2019GANTIPRESIDEN Tidak Langgar Hukum dan Pergub Masuk CFD

Saat seorang dengan emosi menanyakan alasan mengapa petugas melarang seseorang berkaos hastag #2019gantipresiden dilarang masuk CFD. Padahal tidak ada sedikitpun hukum dan aturan yang dilanggar. Petugaspun menjawab dengan sigap bahwa kaos Bapak dilarang masuk CFD karena sesuai larangan Pergub. Karena kaos Bapak, dianggap menghasut dan mengajak orang berpolitik. Orang berkaospun tidak puas, dengan menyatakan saya hanya mengambil mobil di parkiran di Sarinah.

Saya tidak berkampanye dan saya tidak akan berteriak mengajak yang lain untuk menolak siapapin presidennya. Padahal KPU dan Baswalu sudah menyatakan bahwa kaos berhastag ini bukan bentuk kampanye. Kaos ini bukan kampanye dan aktifitas politik hanya berupa aspirasi politik pribadi yang digambarkan lewat kaos. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal seperti dilansir CNN (24/4/18) juga mengungkapkan hal yang sama bahwa pihaknya tidak pernah melarang masyarakat untuk menggunakan atribut bertulisan #2019GantiPresiden.

Kalau polisi sudah mengatakan tidak dilarang mengapa kaos bertagar itu selalu dicurigai dan dilakukan tindakan represif. Jika KPU dan bawaslu bahwa kaos berhastag bukan keguatan politik oraktis dan bukan kampanye mengala dilarang masuk CFD ?

Pergub Nomor 12 Tahun 2012 memang melarang kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu . Larangan mengenai kegiatan politik di CFD tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016, tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (KBKB).

Pergub tersebut merupakan penyempurnaan dari Peraturan Gubernur Nomor 119 Tahun 2012, mengenai Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Pasal 7 ayat (1) Pergub Nomor 12 Tahun 2016, ayat (1) Sepanjang jalur HBKB hanya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang bertema lingkungan hidup, olahraga, dan seni dan budaya”. Pasal (2) disebut “HBKB tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan partai politik dan SARA serta orasi ajakan yang bersifat menghasut.

Bila mencermati Pergub itu memang orang berkaos di atas tidak salah bila hanya masuk sekedar menagmbil mobil di parkiran atau hanya swkedar berjalan di CFD. Bukannya aspirasi untuk melakukan kebebasan berpendapat di atur dalam undang dasar, apalagi hanya sekedar kaos berhastag ganti presiden 2019. Yang memang secara konstitusional presiden harus diganti tahun 2019. Apakah kalau kaos bertulis 2019gantiketua DPR dilarang masuk CFD padahal tahun 2019 memang ketua DPR harus diganti.

Kaos Berhastag

Perdebatan kaos berhastag 2019gantipresiden hampir sama dengan perdebatan dilarang Pengajian Politik Di Masjid. Sebenarnya kedianya meruoakan pendisikan politik bagi rakyat. Keduanya mengingatkan kita bahwa tahun 2019 memang harus ganti presiden, dan yang dipilih yang terbaik sesuai kopetensi, sikap, kejujuran dan akhlak capres.

Saat kaos berhastag dan pengajian politik di masjid yang semakin kuat di segala penjuru negeri mengancam kekuasaan maka pengajian politik di masjidpun juga demikian. Maka framing untuk mengkerdilkan gerakan itu diciptakan adanya gerakan sistematis dan sistemik tentang antipolitisasi di masjid. Saat ini ada kecenderungan diciptakan skenario bahwa CFD dan pengajian politik di masjid membuat kekacauan negeri ini. Padahal menurut KPU yang dilarang ceramah dalam masjid adalah berkampanye, menyebut nama calon, menyebut visi dan misi.

Apapun perdebatannya memang sulit didapatkan titik temu. Karena banyak sekali rakyat yang tidak puas dengan kepemimpinan presiden sehingga munculah kebangkitan luar biasa gerakan rakyat berkaos di mana mana. Tetapi sebaliknya, penguasa dan pendukungnya tampaknya takut dan panik dengan kebangkitan gerakan rakyat itu. Sehingga benturan di akar rumput akan meruncing bila tidak ditangani secara adil dan tegas.

Kehebohan rakyat justru bukan karena di arena CFD. Tetapi ketidak adilan penegak hukum dalam menerapkan aturan. Saat minggu lalu polisi mengawal kaos bertagar yang satu, tetapi minggu ini polisi melarang peserta kaos bertagar lainnya masuk CFD. Padahal saat yang sama di CFD itu ada gerakan berkaos merah berbau politik yang menamakan aksi “beranibergerak” melakukan aksi yang sama di bundaran HI tetapi tidak dilarang.. Saat ribuan aksi parade politik 412 yang dikamuflasekan parade kebinekaaan “Kita Indonesia” yang merupakan tandingan 211, boleh menggunakan CFD secara bebas dan luas.

Tetapi minggu ini kaos bertagar #2019gantipresiden dilarang masuk. Ketidak adilan itu semakin tampak ketika hari itu Kekacauan dan perseteruan dalam masyakat sering disebabkan justru karena keadilan sosial, hukum dan ekonomi yang dilakukan penegak hukum. Saat aspirasi yang hebat itu dilarang di CFD, maka aspirasi tersalur dalam bentuk lain akan tidak terbendung. Bila kebebasan berekspresi rakyat ditengah keterpurukan ekonomi dan ketidak adilan hukum dan sosial di Indonesia,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s