Benarkah PDIP Banyak Menampung PKI ? Kivlan Zain dan Habib Rizieq Ingatkan Tapi PDIP Membantah Keras.

Benarkah PDIP Banyak Menampung PKI ? Kivlan Zain dan Habib Rizieq Ingatkan PDIP, PDIP Membantah Keras.

Isu PKI tidak hanya keras menerpa presiden Jokowi, sehingga saat ini Jokowi sibuk membantah isu tersebut setiap nerkunjung ke pesantren. . Partai besar seperti PDIPpun juga tak lepas diterpa isu miring itu. Kivlan pernah menyebut ada sejumlah nama kader PDIP yang diduga terkait dengan PKI. Kivlan pun meminta mereka untuk mundur dari jabatannya di partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut. Demikian juga Imam Besar Umat Islam Indonesia, Habib Rizieq Shihab. Lewat pertemuan dengan politikus PDIP Erwin Moeslimin Singajuru di Mekah, Habib Rizieq Syihab menitipkan permintaan agar PDIP membersihkan diri dari anak turun Partai Komunis Indonesia (PKI). Tetapi elit partai PDIPpun terus membantah keras hal itu.

“Sebaiknya PDIP itu menarik lah, orang-orang seperti Eva Kusuma Sundari, Rieke Dyah Pitaloka, Budiman Sudjatmiko, dia membuat buku itu, janganlah dimasukan jadi pimpinan lagi,” tuturnya. Atas dasar itu, Kivlan menilai, PDIP kerap dianggap dekat dengan komunis. Bahkan pada tahun 2015, lanjut Kivlan, PDIP mengirimkan sejumlah kadernya ke Partai Komunis China untuk belajar ilmu politik dan pengkaderan. Tak hanya PDIP saja yang mengirim kadernya ke China, lanjut Kivlan, Golkar dan NasDem juga melakukan hal sama.

“Jelas bukan hanya PDIP, tapi Golkar dan NasDem yang memberikan kadernya ke China. Terlepas dari itu, Kivlan berdalih apa yang ia ungkapkan tersebut tidak berkaitan dengan kepentingan politik maupun pesanan dari partai lainnya. Menurutnya, apa yang ia sampaikan terkait PDIP dan PKI merupakan fakta, meski tak menyebut dari mana sumber fakta yang ia dapat tersebut. “Saya tak memakai untuk kepentingan manapun, bukan ke Prabowo, tak ada hubungan dengan PKS dan PAN,” ucap Kivlan.

Demikian juga Imam Besar Umat Islam Indonesia, Habib Rizieq Shihab. Lewat pertemuan dengan politikus PDIP Erwin Moeslimin Singajuru di Mekah, Habib Rizieq Syihab menitipkan permintaan agar PDIP membersihkan diri dari anak turun Partai Komunis Indonesia (PKI). PDIP menyatakan tak perlu Rizieq menyuruh-nyuruh. “Semua yang masuk PDI Perjuangan ideologinya adalah Pancasila. Sila pertama adalah Ketuhanan Yang Maha Esa,” kata Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari, Selasa (24/4/2018). Eva menyatakan PDIP tak melanggar aturan apapun. Adapun anak turun PKI juga telah dijamin konstitusi untuk bisa berpolitik. “Kalau soal urusan hak politik, lihat putusan MK di mana anak turun PKI itu boleh memilih dan dipilih,” kata Eva. Dia menyarankan agar pihak Persaudaraan Alumni 212, kelompok yang menyampaikan pesan Rizieq, agar menempuh jalur yang benar bila tak setuju dengan putusan MK. “Ya silakan datang ke MK untuk diberi penjelasan tentang hak dan kewajiban warga negara di bidang politik,” kata dia. Ada lima poin permintaan Rizieq kepada PDIP yang disebut disampaikan saat bertemu dengan Erwin Singajuru. Poin pertama adalah soal bersih-bersih anak turun PKI dan poin kedua adalah permintaan agar PDIP lepas dari neoliberalisme. Poin selanjutnya yakni soal permintaan agar PDIP bisa bersikap tak anti-Islam.

Sebelumnya, Humas Pengurus Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyampaikan lima poin pertemuan Habib Rizieq dan Erwin, sebagai berikut:

  1. Habib Rizieq meminta kepada kepada Erwin agar PDIP benar-benar bersih dari keturunan PKI yang masih mengusung paham komunis, begitu juga kader yang berhaluan komunis atau mendukung komunis.
  2. Agar juga PDIP melepaskan diri dari neoliberalisme dan para misionaris jahat yang sangat intoleransi terhadap ajaran Islam.
  3. Agar PDIP menjaga asas proporsionalisme dan adil dengan komposisi penduduk mayoritas yang 90% Islam juga mayoritas di PDIP sebagai kader dan pimpinannya juga 90% Islam.
  4. PDIP juga harus segera mengevaluasi dan merevisi kebijakan yang anti-Islam.
  5. PDIP juga harus bisa menjadi partai nasionalis religius sehingga tidak selalu memusuhi agama dan ulama.

PDIP Membantah

Terkait tudingan PKI, PDIP pernah membantahnya. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, kadernya tak memiliki kaitan dengan PKI yang sudah dilarang oleh pemerintah sejak era Orde Baru. Hasto menyatakan sangat tidak mungkin kader PDIP menjadi kader PKI. Menurut dia, berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), kader PDIP akan dipecat bila kedapatan menjadi anggota partai lain, termasuk PKI. “Di dalam AD/ART partai kami, kader yang memiliki keanggotaan partai lain saja dipecat, apalagi anggota PKI,” kata Hasto saat bersaksi untuk terdakwa pencemaran nama baik lewat media sosial, Alfian Tanjung, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (7/2) lalu.

Meski begitu Hasto mengakui partainya pernah mengunjungi Partai Komunis China (PKC). Namun, kunjungan tersebut bukan dalam rangka menjalin kerja sama kaderisasi, melainkan untuk studi banding. “Kami studi banding, jadi berbeda studi banding dengan kaderisasi. Studi banding kami adakan, kami adakan ke partai politik lain,” kata Hasto.

Cuitan Alfian Tanujung yang menuding ‘PDIP 85 persen isinya kader PKI’ adalah fitnah yang keji, merugikan nama baik PDI Perjuangan, dan menyakiti hati kader-kader PDI Perjuangan, khususnya yang bergama Islam. “Lebih dari 92 persen kader PDI Perjuangan beragama Islam,” kata Hasto. Lebih jauh, Hasto mengatakan, pihaknya sudah melakukan sedikitnya sembilan pelaporan sejenis terhadap hal seperti yang dilakukan Alfian. “Bahkan ketika kantor kami diserang pada 27 Juli 1996 kami tetap bertindak di jalur hukum. Ibu Megawati selalu mengajarkan kami untuk selalu taat pada hukum,” tegas Hasto.

Sumber : CNN, tempo, replubika dan sumber lainnya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s