PILIHAN UMAT MUSLIM: Hanya 6 Bulan Anis Raih WTP, Selama 4 Tahun Jokowi Ahok Hanya WDP.

PILIHAN UMAT MUSLIM: Hanya 6 Bulan Anis Raih WTP, Selama 4 Tahun Jokowi Ahok Hanya WDP.

Pilihan umat muslim Jakrta terhadap Anis Sandi ternyata tidak salah dan sangat tepat. Ketika Ahok dan Jokowi yang diframing orang jujur, pintar dan sebagai pejuang melawan korupsi ternyata dalam 4 tahun pemerintahannya bersama Jokowi masih diragukan BPK. Justru saat Anis Sandi yang banyak difitnah dengan berbagai isu buruk perlahan tapi pasti banyak meraih banyak prestasi. Salah satunya hanya dalam 7 bulan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017. “Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan BPK atas LKPD DKI Tahun Anggaran 2017 termasuk implementasi atas rencana aksi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta, BPK memberikan opini wajar tanpa pengecualian,” kata anggota V BPK, Isma Yatun, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (28/5/2018). Isma mengatakan, beberapa tahun terakhir Pemprov DKI telah menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK. Pemprov DKI telah membentuk Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) dan melakukan kegiatan inventarisasi aset. Isma mengatakan, Pemprov DKI berhasil menaikkan opini wajar dengan pengecualian (WDP) yang sebelumnya diraih menjadi WTP. Dia berharap hal ini menjadi momentum untuk menciptakan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. “Sehingga bisa jadi kebanggaan bersama yang patut dipertahankan,” ujar Isma. Penilaian itu merupakan opini WTP pertama yang diterima Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah empat tahun terakhir. Pemprov DKI Jakarta sebelumnya mendapatkan opini wajar dengan pengecualian (WDP) empat tahun berturut-turut, yaitu pada 2013, 2014, 2015, dan 2016.

Para pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung mengungkapkan kebahagiaan mereka ketika mendengar Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Isma Yatun menyebutkan Pemprov DKI Jakarta mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Isma Yatun mengumumkan hal itu dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (28/5/2018). “Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan BPK atas LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) DKI Tahun Anggaran 2017 termasuk implementasi atas rencana aksi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Maka, BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian,” ujar Isma.

Pejabat DKI langsung bersorak dan bertepuk tangan. Tidak ada pejabat DKI yang duduk diam di kursinya. Beberapa di antara mereka adalah Sekretaris Daerah Saefullah, Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansyah, Kepala Dinas Pendidikan Sopan Adrianto, Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede. Mereka semua langsung berdiri, bertepuk tangan, dan bersorak.

Isma sempat menghentikan pidatonya dan membiarkan para pejabat itu larut dalam euforia. Tidak hanya pejabat DKI, anggota DPRD DKI Jakarta yang hadir dalam rapat paripurna itu juga ikut bersorak dan bertepuk tangan. Ini merupakan opini WTP pertama yang diterima Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setelah empat tahun terakhir. Pemprov DKI Jakarta sebelumnya mendapatkan opini wajar dengan pengecualian (WDP) empat tahun berturut-turut, yaitu pada 2013, 2014, 2015, dan 2016.

Anis Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersyukur Pemprov DKI meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dari hasil laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD). Raihan ini tak lepas dari kerja keras seluruh elemen dalam mengejar target yang ditetapkan sebelumnya. “Ini rasanya seperti betul-betul berkah Ramadhan. Kerja keras berapa bulan terakhir ini menghasilkan prestasi yang membanggakan,” kata dia di gedung DPRD DKI, seperti dilansir Replubika.com Senin (28/5). Anies menyampaikan terima kasihnya secara khusus kepada Wakil Gubernur Sandiaga Uno yang memimpin pengejaran target opini WTP ini. Sandi memimpin langsung setiap pekan rapat pengawasan atas semua rencana aksi untuk mendapat WTP sejak pelantikan gubernur dan wakil gubernur Oktober tahun lalu. “Yang kami jadikan hikmah dari capaian WTP ini adalah begitu ada kemauan maka ada jalan. Begitu ada kemauan, ada kerja keras, maka bisa dicapai,” ujar Anies.

Menurut dia, pencapaian opini WTP ini justru merupakan sebuah awal pengelolaan tata keuangan yang lebih baik. Ia yakin pada tahun berikutnya opini WTP akan lebih mudah didapat karena punya waktu panjang untuk mengerjakannya. “Insya Allah ke depan kita akan bisa tingkatkan terus semua yang masih jadi catatan, sekarang akan kita tindak lanjuti, kita bereskan. Kemarin saja dalam waktu beberapa bulan bisa,” ujar dia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s