10 Isu Sama Jatuhkan Najib, Akankah Juga Jatuhkan Jokowi ?

Saat banyak pengamat politik mengungkapkan kemenangan oposisi Mahathir akan merembet ke Indonesia banyak yang bereaksi. Kelompok tertentu meyakini kemenangan Mahathir akan menginpirasi kelompok oposisi di Indonesia untuk mengganti Jokowi karena mempunyai latar belakang yang sama. Sedangkan kelompok yang lain secara sistematis dan sistemik gencar bereaksi keras dengan menyuarakan latar belakang yang berbeda. Banyak pihak yang berusaha menyembunyikan atau mengkaburkan banyak fakta kesamaan permasalahan Jokowi dan Nadjib dalam pemerintahannya. Bahkan selain kesamaan permasalahan isu di atas di Indonsia ditambah sejumlah isu seperti korupsi, tenaga kerja asing, dan banyaknya janji Jokowi yang tidak ditepati saat kampanye.

Beberapa isu penting yang diangkat dalam menjayuhkan Nadjib diantaranya adalah masalah pajak yang mencekik rakyat, harga BBM melambung, aset negara dilelang kepada Vhina, hutangnnegara melonjak, biaya hidup melambung, nilai ringgit anjlok, pemgaruh China di Malasyia menguat dan semakin intim dngan musuh Islam. Tampaknya isu isu penting dalam menjatuhkan Nadjib tidak jauh berneda dengan isu yang yerus menerpa Jokowi.

10 Isu Penting Yang Menjatuhkan Nadjib yang juga diprediksi juga akan jatuhkan Jokowi

  1. Masalah pajak yang mencekik rakyat
  2. harga BBM melambung
  3. aset negara dilelang kepada china
  4. hutang negara melonjak
  5. biaya hidup melambung
  6. nilai ringgit anjlok
  7. Pengaruh China di Malasyia menguat dan semakin intim dngan musuh Islam.
  8. Subsidi PLN dicabut
  9. Harga Tol Tinggi
  10. Kasus mayat jaksa penuntut ditemukan dalam tong bersemen. Kasus ini ditengarai ada hubungannya dengan dugaan korupsi lembaga investasi 1Malaysia Development Berhad atau 1MDB yang melibatkan Perdana Menteri Najib Razak. Kasus ini disamakan dengan kasus Novel Baswedan mendapat percobaan pembunuhan saat mengusut berbagai kasus koruosi di Indonesia khususnya kasus e-KTP.

Beberapa pengamat mengatakan kemenangan Mahathir menjadi inspirasi bagi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang. Banmyak pengamat menganggap yang terjadi di Malaysia juga akan terjadi di Indonesia. Kemenangan tersebut menunjukkan bahwa oposisi juga mempunyai peluang yang besar untuk berkuasa karena bila dibandingkan kondisi Malaysia yang serupa dengan kondisi Indonesia saat ini. Bahkan, ia menilai permasalahan yang ada di Indonesia lebih banyak dan lebiih buruk. Selain 10 permasalahan isu di atas di Indonsia ditambah sejumlah isu seperti korupsi, tenaga kerja asing, dan janji-janji yang tidak ditepati. Maka, tidak heran jika banyak masyarakat yang tidak puas dengan pemerintahan saat ini dan menghendaki pergantian presiden di 2019. Hal itu ia buktikan ketika dirinya datang ke daerah-daerah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s