Jokowi Naikkan BBM, PDIPpun Tidak Menangis, Tidak Demo dan Tidak Garang Membela Rakyat Seperti Dulu

Sejak pemerintahan Jokowi sudah berkali kali menaikkkan harga BBM. Bahkan kurang dari 1,5 tahun pada tahun 2016 sudah mencetak sudah tujuh kali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tak terhitung lagi hingga saat ini. Berbeda dengan dulu, saat ini PDIPpun tidak menangis, tidak garang dan tidak demo membela rakyat. Saat menjadi oposisi PDIP adalah partai yang paling garang dan paling dramatis saat pemerintahan SBY menaikkan harga BBM. Bahkan saat itu para politikus BBM dengan dramatis hingga sampai meneteskan air mata saat di parlemen. Saat itu PDIP sedang melakoni peran sebagai wakil rakyat kecil yang paling hebat dan paling setia. Rakyat dibela mati matian ketika harga BBM mencekik rakyat sehingga membuat daya beli rakyat menurun.

Tetapi jaman berganti belum terlalu lama, ketika pemerintah dipegang Jokowi presiden yang dicitrakan merakyat yang didukung partai yang mengaku partainya wong cilik itu menjadi terbalik 180 derajat. Ketika BBM berkali kali naik dengan diam diam ditengah malam, membuat rakyat tidak sadar. Sekejap bukan hanya harga BBM melangut harga harga lain pun membumbung tinggi. Belum lagi rakyat kali ini diperverat dengan harga TDL yang menggila dan beberapa rakyat kecil mulai diintip dan dikejar pajak. Lengkaplah sudah penderitaan rakyat, tetapi uniknya PDIP sang pahlawan rakyat yang dulu membela dengan garang dan keras saat ini melembek bahkan tiarap. Tidak ada demo, tidak ada teriakan di parlemen dam tidak ada tangisan buaya lagi di parlemen untuk membela rakyat kecil yang semakin tercekik dengan kenaikkan berbagai harga harga. Tampaknya rakyat jadi korban salah perhitungan penguasa ketika bernafsu membangun infrasttuktur tetapi mengorbankan rakyat kecil semakin terhimpit.

PDIPpun Tidak Menangis, Demo dan Garang Membela Rakyat. Padahal dulu . . .

  • Aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM ini sempat dilakukan anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka. Rieke dua kali berada di tengah para demonstran guna mendesak SBY membatalkan kebijakan yang disebutnya memberatkan rakyat kecil tersebut.
  • Upaya menggagalkan kenaikan BBM juga terjadi di dalam gedung parlemen. Dengan sekuat tenaga, para politikus PDIP berusaha mengganjal persetujuan RAPBNP yang salah satunya berisi pengurangan subsidi untuk BBM. Bahkan, mereka memilih walkout ketika permintaannya tak diakomodir mayoritas anggota DPR saat itu.
  • Politikus PDIP lainnya, Ribka Tjiptaning juga mengancam pemerintah akan mengerahkan 15 ribu orang ke Istana untuk menolak kenaikan harga BBM. Bahkan, massa tersebut akan dipimpinnya sendiri. “Saya anggap perjuangan ada dua, parlemen dan ekstraparlemen. Kalau di parlemen buntu dan gagal harus gunakan langkah kedua, berjuang bersama rakyat dalam ekstraparlemen,” kata Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2013).
  • Politikus PDIP itu juga membagi-bagikan buku soal sikap penolakan di sela-sela rapat paripurna soal RAPBN-P 2013 tersebut. Buku berukuran sekitar 20×10 cm dibagikan oleh staf fraksi PDIP kepada wartawan dan orang-orang yang hadir di luar ruang rapat paripurna. Buku itu berisi usulan postur APBN-P 2013 versi PDIP melalui program pro desa, untuk menghadapi postur APBN-P 2013 yang akan disahkan dalam rapat paripurna hari ini. Buku kecil juga disebut-sebut akan dibagikan kepada masyarakat sebagai pengetahuan. “Kami sudah bagikan buku kecil. Kenapa PDIP mempunyai postur tandingan, karena sampai saat ini pemerintah belum menaikkan BBM dan DPR membahas APBN-P 2013,” kata Ketua Fraksi PDIP Puan Maharani. Buku berjumlah 24 halaman itu menjabarkan detail mulai dari apa itu APBN, mengapa APBN negara defisit sehingga harus merubah APBN dan menaikkan harga . Kemudian sikap fraksi PDIP sampai usulan PDIP untuk postur APBN-P 2013.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s